Senin, 02 April 2018

Destinasi penuh warna di Tangerang

Rumah Berwarna di Tangerang


Dalam era globalisasi yang sangat pesat seperti saat ini, secara tidak langsung kita cukup mengalami tekanan dalam berbagai hal, mulai dari pekerjaan, masalah keluarga dan urusan pribadi lainnya. Tidak heran jika destinasi wisata saat ini sangat diperlukan ntuk menghilangkan penat ataupun rasa jenuh yang kita alami.


Banyak destinasi wisata yang berada cukup jauh dari lingkungan kota, membuat kita malas untuk berpergian. Entah itu karena alasan waktu, situasi, ataupun kondisi yang sedang kita alami. Tetapi, di Tangerang kini telah hadir destinasi penuh warna yang akan menghilangkan rasa penat atau jenuh yang kita alami. Ya, tepatnya di kelurahan Babakan ini kita akan melihat perkampungan yang cukup berbeda dengan lingkungan sekitarnya.


Kampung Berkelir, itulah nama kampung unik yang berada tengah hiruk pikuk situasi kota Tangerang. Seperti namanya, kampung berkelir yang berarti kampung berwarna atau penuh warna.


Ya, Sekitar 300 rumah warga dicat penuh warna, semua dinding rumah dihias dengan gambar tiga dimensi, mural dan graffiti tematik yang bercerita tentang sejarah dan kearifan lokal. Dinding rumah di masing-masing lorong mengusung tema tak samaMaka jadilah ratusan mural dan graffiti yang indah dipandang mata. Selain merpakan destinasi wisata, Kampung Berkelir juga memberikan kesan tentang indentitas kota Tangerang. Banyak beberapa kearifan lokal terlukis di dinding yang mana bertujuan untuk melestarikan dan memperkenalkan keindahan budaya atau ciri khas Kota Tangerang itu sendiri.

Penggagas ide Kampung Bekelir antara lain adalah Ibnu Jandi, S.Sos, MM, seorang konseptor dan pemerhati masalah kebijakan publik dan sebagai penggerak di lapangan. Sedangkan Lurah BabakanH. Abu Sofiyan, SE, Msi, sebagai motivator pengubah stigma Kampung Babakan sebagai kawasan kumuh menjadi kampung wisata yang berprospek. Dan tentunya berguna untuk kelangsungan pertumbuhan roda perekonomian masyarakat.


          Lebih dari 100 seniman, baik lokal maupun mancanegara sepeti Filipina dan India yang ikut ikut melukis mural untuk Kampung Bekelir ini. Bukan hanya itu, kampung berkelir juga menjual berbagai makanan tradisional seperti nasi kuning, otak-otak, kue kukus dan lain-lain yanga dapat dinikmai oleh para pengunjung. Selain berwisata, kita juga dapat belajar tentang budaya yang ada di kota Tangerang lewat destinasi wisata kampung berkelir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar