Rumah Berwarna di Tangerang
Dalam era globalisasi yang sangat pesat seperti saat
ini, secara tidak langsung kita cukup mengalami tekanan dalam berbagai hal,
mulai dari pekerjaan, masalah keluarga dan urusan pribadi lainnya. Tidak heran
jika destinasi wisata saat ini sangat diperlukan ntuk menghilangkan penat
ataupun rasa jenuh yang kita alami.
Banyak destinasi wisata yang berada cukup jauh dari
lingkungan kota, membuat kita malas untuk berpergian. Entah itu karena alasan
waktu, situasi, ataupun kondisi yang sedang kita alami. Tetapi, di Tangerang
kini telah hadir destinasi penuh warna yang akan menghilangkan rasa penat atau
jenuh yang kita alami. Ya, tepatnya di kelurahan Babakan ini kita akan melihat
perkampungan yang cukup berbeda dengan lingkungan sekitarnya.
Kampung Berkelir, itulah nama kampung unik yang berada
tengah hiruk pikuk situasi kota Tangerang. Seperti namanya, kampung
berkelir yang berarti kampung berwarna atau penuh warna.
Ya, Sekitar 300 rumah
warga dicat penuh warna, semua dinding rumah dihias dengan gambar tiga dimensi,
mural dan graffiti tematik yang bercerita tentang sejarah dan kearifan lokal.
Dinding rumah di masing-masing lorong mengusung tema tak sama. Maka jadilah
ratusan mural dan graffiti yang indah dipandang mata. Selain merpakan destinasi
wisata, Kampung Berkelir juga memberikan kesan tentang indentitas kota
Tangerang. Banyak beberapa kearifan lokal terlukis di dinding yang mana
bertujuan untuk melestarikan dan memperkenalkan keindahan budaya atau ciri khas
Kota Tangerang itu sendiri.
Penggagas ide Kampung
Bekelir antara lain adalah Ibnu Jandi, S.Sos, MM, seorang konseptor dan
pemerhati masalah kebijakan publik dan sebagai penggerak di lapangan. Sedangkan
Lurah Babakan, H. Abu Sofiyan, SE, Msi, sebagai
motivator pengubah stigma Kampung Babakan sebagai kawasan kumuh menjadi kampung
wisata yang berprospek. Dan tentunya berguna untuk kelangsungan
pertumbuhan roda perekonomian masyarakat.
Lebih dari 100 seniman, baik lokal maupun mancanegara sepeti Filipina dan India
yang ikut ikut melukis mural untuk Kampung Bekelir ini. Bukan hanya itu,
kampung berkelir juga menjual berbagai makanan tradisional seperti nasi kuning,
otak-otak, kue kukus dan lain-lain yanga dapat dinikmai oleh para pengunjung.
Selain berwisata, kita juga dapat belajar tentang budaya yang ada di kota
Tangerang lewat destinasi wisata kampung berkelir.